Sabtu, 26 April 2014

Cukupkah Sekedar Jadi Penonton?



Kau ingin Indonesia berubah,
Namun kau tak lakukan apa-apa
Kau hanya duduk terpaku di depan tv
Bersantai sambil mencibir

Setiap kebijakan pemerintah kau protesi seenaknya,
Tanpa menghadirkan upaya dan solusi

Setiap pendemo mahasiswa kau bilang tak ada gunanya,
Padahal itu ungkapan dari jeritan hatinya

Setiap para hakim yang memutus perkara,
Kau bilang, ganjaran tak sesuai perbuatan,
Padahal itu adalah usaha terbaiknya menggapai keadilan

Setiap berita yang disampaikan dengan lantang oleh wartawan,
Kau bilang ah, kok topiknya itu-itu saja?
Bukankah itu usaha menyuarakan kebenaran?

Setiap tim olahraga kalah dihelatan pertandingan,
Kau bilang, Huh Indonesia dari dulu sama saja,
Mengapa kau tak hargai setiap tetes keringatnya untuk Merah Putih?

Setiap ustadz yang memutuskan berpoligami,
Karismanya pun luluh seketika dimatamu
Bukankah itu lebih baik daripada berbuat buruk pada wanita?

Bukankah  kau adalah agen perubahan?
Bukankah kau kaum terpelajar?
Bukankah kau adalah pemuda?
Dimana semangatmu masih menggelora?
Dimana kreatif masih menghiasi dirimu dengan briliannya?
Pantaskah bersikap seperti itu?
Cukupkah sekedar jadi penonton?

Bukankah kita bisa ikut berbuat?
Berbenahlah, berbuatlah, bertindaklah, berucaplah,
Bukankah Allah tak mengubah nasib sebelum kita berusaha?

Jadilah penonton yang kritis
Lakukan yang terbaik disetiap langkahmu
Persembahkan apapun dari setiap jerih dan peluhmu
Berbuatlah untuk bangsamu,
Untuk tanah tumpah darahmu

Buatlah Indonesia bangga,
Hingga jasadmu kembali menyatu di tanah tercinta ini,
Dan mereka pun berucap,
Kau lebih dari sekedar penonton !!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar